Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz2KmkBhfTz Harian Silampari Online (Jawa Pos Gruop): Pendidikan

Iklan

Text

ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post 5

[]Harian Silampari Facebook[]
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Penyebab dan Solusi Anak Putus Sekolah

SEJAK Maret 2009 lalu khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menggulirkan wajib sekolah 12 tahun. Dimana wajib sekolah 9 tahun telah dirintis terlebih dahulu oleh Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.
Saat ini pendidikan merupakan suatu kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pendidikan juga memegang peranan penting. Pada saat orang–orang berlomba untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Namun mirisnya ada sebagian masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan secara layak. Baik jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP),Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan sedrajat.


Read More »
00.15 | 0 komentar

Sabtu, 16 Februari 2013

Dana Sharing Sekolah Gratis Berubah

Agusni Efendi
LUBUKLINGGAU-Dana sharing sekolah gratis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau  pada 2013 mengalami perubahan. Pada tahun sebelumnya dana sharing 60 berbanding 40  persen, namun sekarang berubah 70 berbanding 30 persen.
Alokasi dana anggaran sekolah gratis di bumi Sriwijaya yang telah berjalan empat tahun ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Sumsel dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah kota/Kabupaten.
Informasi ini disampaikan kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Agusni Efendi kepada Harian Silampari, Jumat (15/2).
Perubahan dana sharing ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel yang ditujukan kepada dinas pendidikan kota/kabupaten nomor 0001/PSG/Disdik/SS/2013 tanggal 11 Februari 2013.
Perubahan dana sharing sekolah gratis ini berlaku untuk seluruh kota/kabupaten se-Provinsi Sumatera Selatan. Sebab dalam edaran tersebut ditujukan untuk seluruh kepala dinas pendidikan di Sumatera Selatan.
Dijelaskan Agusni Efendi atau akrab disapa Agusni,dana pendidikan gratis yang sudah digulirkan Pemprov Sumsel sejak 2009 lalu, pada awalnya 60 persen dibayar Pemprov Sumsel dan 40 persen dibebankan kepada Pemkot Lubuklinggau. Kemudian mengalami perubahan 70 persen Pemprov Sumsel dan 30 persen Pemkot Lubuklinggau.
Selanjutnya Agusni memaparkan, dana sharing sekolah gratis pada 2013 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) satu orang murid sebesar Rp 10.000 pembayaran Rp.7000 Pemprov Sumsel Rp 3.000 (sebelumnya Rp.6.000 dan 4.000). Kemudian untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) satu orang siswa sebesar Rp.15.000 pembayaranya Rp 10500 Pemrov Sumsel Rp 4500 dibebankan kepada Pemkot Lubuklinggau (sebelumnya Rp 9000 Pemprov Sumsel dan Rp.6000 Pemkot Lubuklinggau).
Selanjutnya jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) Rp.100.000 persiswa dibebankan Rp 70.000 ke Pemprov Sumsel dan Rp 30.000 Pemkot Lubuklinggau (sebelumnya  Rp 60.000 Pemprov Sumsel dan Rp 40.000 Pemkot Lubuklinggau.
Untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) non teknik  mendapat jatah sebesar Rp 150.000 persiswa, pagu anggaranya Rp 105.000 Pemprov Sumsel dan Rp 45.000 Pemkot Lubuklinggau. Sebelumnya Pemprov Sumsel Rp.90.000 dan Pemkot Lubuklinggau Rp 60.000.
Sedangkan jatah terbesar yang didapatkan pelajar SMK teknik yakni Rp 200.000 perorang, dibayarkan Pemprov Sumsel Rp.140.000 dan Pemkot Lubuklinggau Rp 60.000. Sebelumnya Rp 120.000 Pemprov Sumsel dan Rp 80.000 Pemkot Lubuklinggau.
“Perubahan ini hanya dibesaran beban pembayaran antara Pemrov Sumsel dengan Pemkot Lubuklinggau saja, kalau besaran yang diterima siswa tidak ada penambahan ataupun pengurangan,”tambah Agusni (HS-01)
Perubahan  Dana Sharing APBD Provinsi Sumsel dengan APBD Kota Lubuklinggau 2013
====================================================================
Jenjang Pendidikan    Provinsi      Kota                Total
====================================================================
SD                            Rp 7.000       Rp 3.000      Rp 10.000 persiswa/tahun
SMP                         Rp 10.500     Rp 4.500      Rp 15.000 persiswa/tahun
SMA                        Rp 70.000     Rp 30.000     Rp 100.000 persiswa/tahun
SMK Non Teknik     Rp 105.000   Rp 45.000    Rp 150.000 persiswa/tahun
SMK Teknik             Rp 140.000   Rp 60.000    Rp 200.000 persiswa/tahun
======================================================================
Sumber : Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau (SE. nomor 0001/PSG/Disdik/SS/2013 tanggal 11 Februari 2013)





               

Read More »
10.00 | 0 komentar

Pelajar Sesama SMKN 3 Berkelahi

LUBUKLINGGAU- Pelajar SMK N 3 Lubuklinggau Jumat (15/2) sekitar pukul 11.00 WIB terlibat perkelahian antar sesama sekolah. Perkelahian pelajar satu sekolah ini terjadi pada jam  pulang sekolah lokasi nya pun tidak jauh dari sekolah.
Namun sangat disayangkan tidak ada satu guru pun yang mengetahui dan mengamankan perkelahian pelajar dengan mengenakan kaos olahraga SMK N 3 Lubuklinggau ini, padahal  berdurasi cukup lama.
Data dihimpun Harian Silampari dari sejumlah sumber, pelajar yang bekelahi ini duduk dikelas satu SMK N 3 Lubuklinggau. Perkelahian saudara (satu sekolah) ini terjadi disamping bedeng yang berada di jalan Pioner Kelurahan Air Kuti.
Salah seorang pelajar yang bentrok menggunakan seragam putih abu-abu sempat berlari menggunakan sepeda motor, namun lawanya yang sering dipanggil rekan-rekanya dengan sebutan keteng (kriting) ini terus mengejar dan memukul lawanya dengan sabuk.
Aksi kenakalan pelajar yang menjadi tontonan  ini sempat membuat aktivitas di jalan pioner macet. Massa yang berkumpul dijalanan bubar setelah kedatangan rekan-rekan media.
Kepala SMK N 3 Lubuklinggau, Burniat saat dikonfirmasi Harian Silampari membantah kalau tidak ada guru yang mengetahui dan menggerai perkelahian peserta didiknya itu.
“ Sudah ada tadi guru yang datang kesana dan mengejar yang berkalahi, tapi kalau sudah berlari dengan sepeda motor susah dapatnya,’terangnya
Dia berjanji akan mencari dan memberikan sanksi terhadap pelaku perkelahian tersebut. (HS-01)


Read More »
09.56 | 0 komentar

24 Maret Batas Akhir Uji Kompetensi

LUBUKLINGGAU-Memasuki Maret mendatang seluruh sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kota Lubuklinggau akan mulai melaksanakan Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) tahun ajaran 2012/2013.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan limit waktu pelaksanaa UKK 2013 sampai dengan 24 Maret 2013. Hal ini tertuang pada Prosedur Operasional Standar (POS) UN 2013.
Hal ini dibenarkan oleh sejumlah  SMK di Kota Lubuklinggau, salah satunya SMK Negeri 3 Lubuklinggau. Kepala SMK N 3 Lubuklinggau,Burniat Rais kepada Harian Silampari mengatakan bahwa 24 maret 2013 merupakan batas akhir  pelaksanaan Uji Kompetensi diseluruh SMK di Indonesia termasuk Kota Lubuklinggau.
" 24 Maret mau tidak mau  harus sudah  selesai ujian, jadi kapan pun pelaksanaanya tergantung sekolah yang penting tidak lewat batas"ujar Burniat
Selanjutnya kata dia untuk pelaksanaan UKK di SMK N 3 Lubuklinggau akan diawali oleh jurusan teknik otomotif, setelah itu akan dilanjutkan oleh jurusan lainya,seperti teknik Elektronika, teknik gambar bangunan dan teknik komputer jaringan.
Jurusan yang banyak digandrungi pelajar ini memang sengaja didahulukan melaksanakan UKK,karena jumlah peserta didiknya lebih banyak dari pada jurusan lainya.
Peserta didik jurusan otomotif yang terbagi dua program kejuruan yakni teknik kendaraan ringan dan teknik sepeda motor berjumlah 87 orang dari jumlah keseluruhan 202 orang. Artinya dari empat jurusan yang ada di SMK ini jurusan teknik mesin mendominasi peserta didik.
" Jurusan ini (teknik otomotif) peserta didiknya paling banyak dibanding jurusan lainya, karena itulah UKK nya kita dahulukan di jurusan ini. Sebab untuk jurusan otomotif pelaksanaan uji kompetensi dalam satu hari paling banyak hanya bisa delapan orang,"terang Burniat
Saat ditanya mengenai kepastian jadwal pelaksanaan UKK,Burniat belum bisa memastikan karena sampai saat ini belum ada edaran mengenai kepastian  pelaksanaan ujian sekolah. "Rencanya kita laksanakan setelah selesai ujian sekolah,tapi belum ada pastinya kapan US ini dimulai,"tambahnya
Informasi yang beredar disejumlah sekolah saat ini,pelaksanaan US akan dilakukan pada 4 -9 maret 2013.Namun menurut keterangan Burniat hal ini belum bisa dipastikan karena belum ada edaran dari Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau.
"Kalau memang 4 sampai 9 Maret pelaksanaan US,berarti mulai 11 maret kita laksanakan UKK,"sambungnya
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa selain melaksanakan uji kompetensi kejuruan pelajar SMK N 3 Lubuklinggau juga akan menghadapi beberap ajian lainya seperti  pada 18 April akan melaksanakan ujian teori kejuruan,dan ujian praktek lainya. Dan kemudian akan melaksanaan ujian nasional sesuai dengan jadwal ditetapkan Kemendikbud. (HS-01)

Read More »
09.53 | 0 komentar

Chyber Way Media Latih Kasek – Bendahara

*Terkait Pembuatan SPJ BOS dengan e-BOS

LUBUKLINGGAU-CV Chyber Way Media Semarang sejak 11/2 lalu memberikan pelatihan kepada Kepala seklolah (Kasek) dan bendaharawan SD dan SMP mengenai pembuatan Surat Pertanggung Jawaban Bantuan Operasional  (SPJ BOS.
Dalam kegiatan ini CV Chyber Way Media memberikan software e-BOS pembuat SPJ BOS untuk jenjang SD dan SMP.
Eksekutif marketing CV Chyber Way Media Semarang, Risan Fahmi Junariska Atau akrab disapa Juna saat dibicangi Harian Silampari, menjelaskan dalam kegiatan itu pihaknya memberikan simulasi bagaimana cara pemanfaatan software e-BOS yang diberikan kepada seluruh peserta.
Dalam melakukan simulasi tersebut para peserta dibimbing oleh Budi Darawan dan Awan Apriantosa.Keduanya berasal dari CV Chyber Way Media Semarang.
Selanjutnya Kata Juna selain diberikan simulasi cara penggunaan software e-BOS para Kasek dan bendaharawan juga diberikan buku panduan dan video tutorial.
“Selama ini kita ketahui para bendaharawan maupun tim manajemen BOS mengalami kesulitan dalam perhitungan maupun penyususnan SPJ dana BOS. Karena itu kita merancang/mendesain sebuah software yang dapat membantu mempermudah dalam pembuatan pelaporan dana BOS,”terang Juna
Dia juga mengungkapkan software e-BOS yang diberikan kepada peserta telah dirancang sedemikian rupa untuk membantu meringankan kerja dalam menyusun SPJ BOS.
Juna berharap software tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik serta membantu pekerjaan berat bendaharawan maupun tim manajemen BOS.
Ketua panitia pelaksana , Sukamto yang juga sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas didampingi sekretaris panitia, Masruroh kepada Harian Silampari, Jumat (15/2) menjelaskan pelatihan ini dilakukan atas dasar tawaran dari CV Chyber Way Media Semarang kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas beberapa waktu lalu.
Diungkapnya, pelatihan pembuatan SPJ BOS dengan menggunakan software e-BOS ini diperuntukan bagi 92 SMP dan 429 SD negeri dan swasta yang tersebar di-21 Kecamatan di Kabupaten Musi Rawas.
Pelatihan Kasek dan bendahara SMP telah dilakukan pada  11-12/2 lalu. Selanjutnya untuk jenjang SD diselenggarakan lebih lama yakni 13-19 /2 . hal ini dikarenakan jumlah SD yang ada jauh lebih banyak dari pada SMP.
Ke-429 SD ini dibagi menjadi enam kelompok, dimana satu kelompok terdiri dari 70 sampai 72 orang. Enam kelompok ini akan diberikan pelatihan selama satu hari masing-masing kelompok.
“ kalau untuk SD kita bagi menjadi enam hari, karena jumlahnya banyak,satu harinya ada yang 70 ada juga yang 72 orang,”ujar Masruroh.
Program baru Dinas Pendidikan Kabupaten  Musi Rawas ini digulirkan karena melihat selama ini pengerjaan atau pembuatah SPJ penggunaan BOS dilakukan manual (tanpa software pendukung). Pada pelatihan ini seluruh sekolah diberikan software pendukung pembuatan SPJ BOS. Software ini dinamakana e-BOS.
Pantauan Harian Silampari, Jumat (15/2) seluruh kepala dan bendahara sekolah mendengarkan penjelasan dari instruktur CV Cyber Way Semarang  mengenai software e-BOS tersebut. Setelah itu dihadapan Laptop masing-masing kepala dan bendahara sekolah ini mempraktekan cara pemanfaatan software tersebut,dengan diarahkan oleh dua orang pembimbing. (HS-01)



Read More »
09.52 | 0 komentar

Jumat, 15 Februari 2013

Disdik Beberkan Hasil Rembuk Nasional Pendidikan

LUBUKLINGGAU- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, Kamis (14/2) kepada Harian Silampari membeberkan hasil rembuk nasional pendidikan yang diselenggarakan di Depok 12 sampai dengan 13 Februari 2013 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Agusni Efendi didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Rudi Erwandi menerangkan dari rembuk nasional pendidikan dan kebduyaan Senin lalu yang dihadiri pemangku pendidikan seluruh Indonesia salah satunya menyepakati penerapan kurikulum 2013 mulai tahun ajaran 2013/2013.
 “Pada prinsipnya  rembuk nasional ini untuk penguatan pendididikan. Dimana salah satu nya disepakati bahwa kurikulum baru harus segera di laksanakan, namun tetap secara bertahap,”beber Rudi sapaan Rudi Erwandi
Selanjutnya Rudi menjelaskan target utama penerapan kurikulum baru adalah peserta didik yang duduk di kelas satu disemua jenjang, mulai dari SMP ,MTs, SMA,MA maupun SMK negeri dan swasta. Artinya perubahan besar ini akan dirasakan dan dijalankan oleh siswa siswi baru dijenjang pendidikan menengah pertama dan menengah atas.
“ Kalau siswa siswi  kelas dua dan tiga tetap dengan kurikulum sebelumnya yakni KTSP,”ujarnya
Sedangkan untuk jenjang sekolah dasar dipastikan  belum akan menerapkan kurikulum 2013 tersebut. Karena Kemendikbud hanya akan menerapkan sekitar 30 persen sekolah dasar di Indonesia.
Namun untuk pembahasan mengenai teknis detail pelaksnaanya akan ditangani oleh direktorat masing-masing jenjang pendidikan. Direktorat inilah nantinya yang akan membahas detail mengenai penerapan kurikulum baru.
Mantan kepalan BNN Lubuklingga ini juga menginformasikan bawha dalam waktu dekat ini Kemendikbud akan membentuk tim pelatih guru untuk penerapan kurikulum 2013. Pelatihan pertama akan difokuskan untuk guru master yang pesertanya berasal dari perwakilan pengawas, kepala sekolah dan guru masing-masing daerah.
Kemudian setelah guru master  masing-masing daerah terbentuk akan dilakukan pelatihan guru ditingka kota/kabupaten. Pesertanya seluruh tenaga pendidik dan kependidikan didaerah.
Dikatakan Rudi masih banyak topic pendidikan  yang dibahas pada  rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan tersebut tersebut. Sebab pada agenda kerja itu dibentuk lima  komisi.
Adapun komisi-komisi itu yakni komisi satu A  membahas penyiapan guru, komisi satu B membahas rancangan penggandaan buku,komisi dua mengenai Implementasi UU no 12 tahun 2012,komisi tiga memahas melestarikan dan memperkukuh kebudayaan Indonesia, komisi empat dengan topik penguatan tata kelola Kemdikbud yang transparan dan akuntabel dan komisi lima membahas mengenai  implementasi pendidikan menengah universal (PMU) tahun 2013.(untuk hasil lengkap sidang komisi dapat dilihat di website resmi Kemendikbud)
Rudi mengungkapkan pada rapat komisi-komisi ini ada sejumlah Dinas Pendidikan kota/kabupaten termasuk Kota Lubuklinggau mengusulkan adanya peninjauan ulang terhadap peraturan pemerintah nomor 74 tahun 2008 tentang guru. Dimana disebutkan jam wajib mengajar guru 24 jam.
Disdik Lubuklinggau beserta daerah lainya mengusulkan jam wajib mengajar bagi guru yakni 18 jam perminggu. sehingga tidak ada lagi guru yang kekurangan jam mengajar. Namun usulan ini belum dipastikan bisa disetujui, karena harus melalalui proses panjang.
Rudi berharap usulan ini dapat disetujui oleh pemerintah pusat, sebab selama ini tidak sedikit guru yang mengeluhkan kekurangan jam mengajar. (HS-01)



Read More »
18.49 | 0 komentar

Analisis Kebutuhan Guru Disampaikan ke-BKD


*Kekurangan Mencapai 165 Guru
LUBUKLINGGAU- Hasil analisis kebutuhan guru jenjang pendidikan menengah  di 2013  telah disampaikan Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau kepada Badan Kepegawaian Daerah Kota Lubuklinggau.Guna ditindak lanjuti untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi guru.
Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Agusni Efendi didampingi kepala Bidang Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti) Mustopa Yusup melalui kepala seksi tenaga pendidik dan kependidikan Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Abdurrahman kepada Harian Silampari , Kamis (14/2).
Abdrrahman menerangkan kebutuhan guru pada 2013 mencapai 165 guru, terbagi 62 tenaga pendidik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 103 jenjang menengah Atas sederajat.
Rincianya SMA guru pembimbing (BP/BK)  25 orang, geografi 5 orang , pendidikan jasmani  3 orang ,seni  budaya 9 orang dan guru Tenkonolgi Informasi dan Komunikasi (TIK) 15 orang. (Selengkapnya lihat tabel)
Dijelaskan Abdurrahman analisis kebutuhan guru ini berdasarkan hasil laporan masing-masing sekolah ke Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau.
Selanjutnya dia menyampaikan kekurangan guru yang terjadi saat ini diatasi dengan memberdayakan tenaga honorer.
Dia berharap dengan adanya laporan ini pemerintah Kota Lubuklinggau dalam hal ini BKD Kota Lubuklinggau dapat membuka penerimaan CPNS formasi guru sesuai dengan kebutuhan guru yang ada saat ini. Sehingga kedepan tidak akan ada lagi kekurangan guru di jenjang menengah pertama maupun menengah atas. (HS-01)



Read More »
18.48 | 0 komentar

Sekolah Dihimbau Ciptakan Kampus Nyaman dan Berbudaya

LUBUKLINGGAU-Seluruh sekolah negeri dan swasta di Kota Lubuklinggau dihimbau agar menciptakan kampus sekolah yang nyaman dan berbudaya islami. Mengingat selama ini suasana ini belum begitu kental dirasakan disekolah-sekolah.
Himbauan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Agusni Efendi melalui Kepala Bidang(Kabid) pendidikan menengah tinggi Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Mustopa Yusuf melalui Harian Silampari, Kamis (14/2)
Menurutnya,salah satu cara yang dapat dilakukan kepala sekolah dan guru untuk menciptakan rasa nyaman dan berbudaya islami yakni dengan cara memutar lagu-lagu bernuansa islami saat jam istirahat sekolah.
“ Hendaknya pada waktu jam istirahat sekolah membunyikan lagu-lagu nuansa islam melalui micropon, dengan begitu secara luas   peserta didik sekolah dapat mendengarkan music-musik islami itu,”pintanya

Selanjutnya kata Mustopa tujuanya agar peserta didik disekolah dapat lebih rileks dan terhibur dengan alunan lagu-lagu islami, dan yang tak kalah penting untuk menyeimbangkan kemampuan otak kiri dan otak kanan peserta didik.
Selain itu, juga untuk membiasakan peserta didik dengan kondisi lingkungan yang nyaman dan berbudaya. Sehingga tidak terjadi lagi kebisingan yang dilakukan siswa siswi dilingkungan sekolah maupun lingkungan social.
Serta untuk membiasakan anak dengan music-musik bernuansa islam, sebab selama ini tidak dipungkiri dari murid SD sampai pelajar SMA hobi mendengarkan music-musik remix ataupun disco. (HS-01)




Read More »
18.48 | 0 komentar

SMA Yadika Rayakan Puncak HUT Yadika ke-37

Wakil Kesiswaan SMA Yadika Lubuklinggau, Suharto berfoto bersama usai penyerahan tropi kepada putra putri SMA Yadika Lubuklinggau tion
LUBUKLINGGAU- Sekolah Menengah Atas Yayasan Abdi Karya (SMA Yadika) Lubuklinggau, Kamis (14/2) bertempat di lapangan basket merayakan acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Yadika ke-37 tahun.
 Ketua panitia, Ridho Prana Jaya kepada Harian Silampari mengatakan Hari Ulang Tahun Yayasan Abdi Kaya (HUT Yadika) ke-37 ini dirayakan oleh seluruh sekolah Yadika se-Indonesia, termasuk SMA Yadika dan SMK Yadika Lubuklinggau.
Namun acara perayaan dipusatkan disekolah masing-masing, sama halnya dengan kegiatan yang diselenggarakan keluarga besar SMA Yadika Lubuklinggau kemarin.
Selanjutnya dia mengungkapkan pada acara puncak peringatan HUT Yadika ke-37 diisi dengan berbagai acara diantaranya ada penampilan kesenian  seperti tari tor-tor, tari bali, tari belibis, penampilan anak-anak band dari SMA Yadika , pementasan drama  dan pemilihan putra-putri SMA Yadika , serta pengukuhan Ikatan Alumni SMA Yadika Lubuklinggau.
“ Ini acara tahunan seluruh Yadika di Indonesia merayakannya semua, kegiatan yang dilakukan berbeda-beda sesuai dengan rencana sekolah masing-masing,”terang Ridho Prana Jaya
Pentauan Harian Silampari Ikatan Alumni SMA Yadika Lubuklinggau ini dikukuhkan oleh Kepala SMA Yadika Lubuklinggau, Ikhsan Amin sekitar pukul 09.30 WIB.
Setelah pengukuhan dilanjutkan dengan pemilihan putra putri SMA YADIKA Lubuklinggau . Perlombaan ini diikuti lima pasang putra putri SMA Yadika Lubuklinggau. Kelima pasang peserta ini dinilai oleh tiga orang juri yang merupakan guru disekolah ini sendiri.
Dari hasil penilaian dewan juri ditetapkan pasangan Fajrin (putra) dan Sarah (putti) sebagai juara pertama dan disusul pasangan Pranstiastio (putra) dan Cindy (putrid) sebagai runer up. Selanjutnya kategori fotegenik diraih oleh pasangan Alvin dan Dona serta kategori persahabatan dinobatkan kepada pasangan Adites dan Novi.

Diketahui sebelum acara puncak SMA Yadika Lubuklingga telah menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti lomba basket  dan voli putra –putri antar sekolah dan lomba  Paskibraka. Penyelenggaraan perlombaan ini berlangsung selama sepekan lebih di SMA Yadika lubuklinggau. (HS-01)

Read More »
18.47 | 0 komentar

Rabu, 13 Februari 2013

Peserta UN 2013 Capai 11.825


Ramli
LUBUKLINGGAU-Daftar Peserta Ujian (DPU) Ujian Nasional pada tahun ajaran 2012/2013 mencapai 11. 825 orang. Terbagi 7.644 jenjang pendidikan menengah pertama dan atas /sederajat dan 4.181 dari jenjang pendidikan dasar.
 Informasi ini disampaikan kepala bidang Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti, Mustopa Yusup  melalui kepala seksi kurikulum bidang dikmenti Puji Purnama dan kepala bidang  pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Ramli kepada Harian Silampari
Selanjutnya Puji Purnama menerangkan rincian dari 7.644 tersebut yakni 2409 siswa siswi SMP Negeri, 824 orang SMP swasta Kota Lubuklinggau , 298 peserta dari MTs negeri, dan 150 orang MTs swasta Kota Lubuklinggau.
Selanjutnya 1390 peserta  dari SMA negeri , 1158 orang dari  SMA swasta, dan 325 pelajar asal MA negeri, serta 128 MA  swasta.
Kemudian 561 pelajar SMK negeri dan 386 peserta dari SMK swasta Kota Lubuklinggau, ditambah 9 SMP luar biasa, dan 6 SMA luar biasa Kota Lubuklinggau.
Puji Purnama UN 2013 akan diselenggarakan oleh 26 sekolah menengah pertama dan atas negeri, dan 30 swasta dengan 429 ruang dan 858  pengawas ujian.
Ditambahkan puji dari 15 dari30 sekolah swasta melaksanakan UN dengan cara bergabung disekolah negeri. Rincianya lima SMP,tiga MTs, enam SMA , dan satu MA.
 13 SMP Negeri, 11 SMP swasta,namun lima diantara 11 SMP swasta akan bergabung.
Namun jumlah penyelenggara maupun ruang dan pengawas sewaktu-waktu masih bisa berubah. Sedangkan untuk DPU pendidikan jenjang menengah pertama dan menengah atas sederajat tida bisa ditambah, tapi ada kemungkinan bisa berkurang.
“ Kalau bertambah rasanya tidak mungkin lagi, karena DPU sudah dikirim, tapi kalau berkurang bisa-bisa saja, mungkin ada yang sakit, kecelakaan ataupun  yang lainya,”tegas Puji
Hal senada juga  disampaikan  kepala bidang pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kota  Lubuklinggau, Ramli. Dia menerangkan dari 4181 DPU SD terbagi  3083 SD negeri, 23 MI negeri, 11 SLB negeri, 247 SD swasta dan 97 MI swasta.
”DPU sudah dikirimkan, sejak Januari lalu,jadi kecil kemungkinan kalau bertambah tapi kalau berkurang masih bisa terjadi,”terang  Ramli (HS-01)

Read More »
20.24 | 0 komentar

Pelajar Dihimbau Ikuti Les dan TO

Yusmaniar
LUBUKLINGGAU- Seluruh siswa siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 1 Lubuklinggau dhimbau mengikuti belajar tambahan (les) dan Try Out (TO) dengan baik sebelum pelaksanaan UN 2013. Himbauan ini disampaikan Kepala SMP N 1 Lubuklinggau, Yusmaniar kepada Harian Silampari, Senin (11/2).
“Sejak 18 Januari lalu kita sudah mengaktifkan belajar tambahan, dan pembinaan-pembinaan terhadap siswa siswi kelas tiga yang nantinya akan melaksanakan ujian nasional,” ungkap Yusmaniar.
Selanjutnya Yusmaniar menjelaskan pengaktifan les tambahan maupun pembinaan–pembinaan tidak lain sebagai persiapan untuk peserta didik SMP N 1 Lubuklinggau sebelum menghadapi ujian.
Disampaikanya kegiatan belajar tambahan dilakukan empat hari dalam satu minggu selama dua bulan. Sedangkan untuk bimbingan setiap hari dilakukan oleh wali kelas maupun dewan guru yang sedang mengajar.
“Les maupun TO pada dasarnya wajib diikuti peserta didik, karena inilah yang akan membantu mereka (siswa-siswi.red) pada saat pelaksanaan ujian nanti, kalau mau lulus ya ikutilah agenda telah dibuat sekolah dengan baik,”tegas Yusmaniar.
Lebih lanjut Yusmaniar menerangkan pada belajar tambahan selain memperdalam materi-materi pelajaran peserta didiknya juga akan berhadapan dengan kisi-kisi soal UN 2013.
Jadi lebih kurang 3,5 jam selama empat hari setiap minggunya peserta didik SMP N 1 Lubuklinggau membahas kisi-kisi soal dan memperdalam pengusaan materi pelajaran pada empat bidang studi yang di-UN kan nantinya.
Dia berharap para peserta didik sekolah dipimpinya dapat mengikuti belajar tambahan dengan baik, rajin belajar, dapat mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat dan aktif mengikuti Try out baik yang diselenggarakan pihak sekolah maupun lembaga lainya asalkan tidak memberatkan kantong orang tua /wali murid. (HS-01)





Read More »
20.20 | 0 komentar

Pelajar Kelas XII Digratiskan Bimbingan Psikolog

LUBUKLINGGAU- Seluruh pelajar jelas XII SMA Yadika Lubuklinggau yang nantinya akan menghadapi Ujian Nasional (UN) 2013 dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi digratiskan untuk melakukan bimbingan psikologis dengan salah satu psikolog ternama di Kota Lubuklingau.
Informasi ini disampaikan Kepala SMA Yadika Lubuklinggau, Ikhsan Aminn saat dibincangi Harian Silampari, diruang kerjanya baru-baru ini.
Selanjutnya, Ikhsan menjelaskan dalam bimbingan tersebut para pelajar diberikan ruang untuk melakukan bimbingan mengenai psikotes, tes IQ, serta bakat dan kemampuan.
Hal ini dilakukan karena diyakini para peserta didik yang saat ini duduk dikelas XII masih binggung dan belum tahu dimana letak bakat dan kemampuanya.
"Setelah menyelesaikan pendidikan jenjang SMA para lulusan  ini pastinya akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi.untuk itu sebelumnya kita berikan ruang mereka berkonsultasi,"terang Ikhsan Amin
Dia memprediksi saat ini para peserta didiknya masih belum tahu pasti mau kearah mana setelah tamat SMA. “Kalaupun nantinya melanjutkan kuliah tentunya masih binggung mau kemana, jurusan apa yang sesuai dengan kemampuan dimilikinya,”tambahnya
Selain memberikan bimbingan psikolog gratis, sejak Oktober lalu manajemen SMA Yadika Lubuklinggau telah gencar melakukan persiapan menjelang ujian nasional (UN) 2013,seperti mewajibkan peserta didik mengikuti  belajar tambahan baik disekolah maupun diluar sekolah.
Dia juga menghimbau agar peserta didik SMA Yadika Lubuklinggau untuk mengikuti try out sebanyak-banyaknya, baik yang diselenggarakan pihak sekolah maupun lembaga lainya. Salh satunya try out akbar Harian Silampari.
“ Kita sudah mulai melakukan penanaman materi dari bulan oktober kemarin, seluruh pelajar wajib ikut, tapi bagi yang sudah les diluar sekolah diperbolehkan tidak ikut belajar tambahan disekolah,”kata Ikhsan Amin
Lebih lanjut dia mengatakan persiapan jauh-jauh hari yang telah dilakukan yayasan Yadika karena mengingat jumlah paket soal UN 2013 bertambah menjadi 20 paket. Jika ini diterapkan artinya satu peserta dalam satu ruang ujian akan menghadapi satu paket soal, atau paket berbeda-beda.
“Insyaallah nanti peserta didik kita  semuanya diikut sertakan try out Harian Silampari, karena semakin banyak semakin bagus dan bermanfaat bagi mereka (peserta ujian) yang akan melaksanakan tugas akhir pendidikan jenjang SMA,”tutupnya (HS-01)

Read More »
20.16 | 0 komentar

Kamis, 07 Februari 2013

Jalan SMA N 8 'Emergency'

LUBUKLINGGAU- Kondisi jalan akse Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 8 Lubuklinggau semakin hari semakin membahayakan (Emergency) para guru dan pelajar sekolah ini. Lebih parahnya jika cuaca buruk seluruh kendaraan tidak bisa melintasi satu-satunya jalan akses.
Kondisi jalan yang terjal dan masih tanah merah saat diguyuri hujan menjadi sangat licin. Sehingga berpoetensi membahayakan pelajar serta dewan guru SMA N 8 Lubuklinggau.
Diakui Een Rosmalina salah seorang guru bidang studi di sekolah ini, setiap kali hujan kendaraan roda duo milik dia beserta guru dan peserta didik lainya  tidak pernah bisa masuk kehalaman sekolah. Bahkan berjalan kaki pun sering sulit karena licinya jalan tersebut.

Read More »
01.43 | 0 komentar

Siaga UN, Gelar Les Lima Minggu

LUBUKLINGGAU- Waktu persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 bagi pelajar kelas XII tidak panjang lagi. Terhitung 7 Februari kesempatan bersiap diri semakin menipis. Sebab pada awal Maret akan mulai dihadapkan dengan ujian sekolah dan berbagai ujian praktek lainya.
Jika waktu yang tersisah tidak dimanfaatkan dengan baik,dikhawatirkan tidak akan siap secara mental maupun materi untuk menghadapi momok terbesar bagi pelajar tersebut.
"Kita sudah mulai menggelar belajar tambahan (les) sejak Januari lalu. Rencananya berlangsung lima minggu. Jadi minggu terakhir bulan satu kita mulai dan selesai minggu terakhir Februari," kata Kepala SMA N 1 Lubuklinggau.Ika Irmaita saat ditemui Harian Silampari, diruang kerjanya, Rabu (6/2)


Read More »
01.42 | 0 komentar

Siswa/i Harus Teladani Akhlak Nabi

Keluarga besar SMP Negeri 3 Lubuklinggau mendengarkan ceramah dari ustad Indra Rozak pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriyah
LUBUKLINGGAU-Ratusan siswa/i beserta puluhan dewan guru  Sekolah Menengah Pertama Negeria (SMPN)  3 Lubuklinggau,Rabu (6/2) nampak antusias mendengarkan cerama agama ustad Indra Rozak dalam rangkaian acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriyah (H).
Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ini difokuskan di Masjid Agung Lubuklinggau, berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB.
Dalam cermahnya Ustad Indra Rozak menyampaikan disetiap tahunnya umat muslim selalu memperingati kelahiran nabi Muhammad. Namun yang paling ditekankan agenda tahunan ini tidak sekedar seremoni belaka melainkan harus ada perubahan yang lebih baik di kalangan generasi muda. Paling tidak dapat mencontoh sifat dan akhlak rosullah.


Read More »
01.41 | 0 komentar

Selasa, 29 Januari 2013

Pungutan Uang di MAN 1 Sesuai Prosedur

LUBUKLINGGAU- Komite MAN 1 Lubuklinggau menegaskan bahwa pungutan dana dilakukan pihak sekolah untuk pembelian proyektor sudah sesuai prosedur.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Komite MAN 1 Lubuklinggau, Fahrurrozi kepada Harian Silampari, Senin (28/1) pasca adanya keluhan dari salah seorang wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lubuklinggau. 
Diungkapkan Fahrurozi , sumbangan dana diminta kepada peserta didik MAN 1 Lubuklinggau, pada dasarnya murni keinginan orang tua /wali murid, bukan permintaan pihak sekolah.
Pungutan dana itupun sifatnya tidak mengikat untuk seluruh pelajar. Bagi orang tua yang tidak mampu maka tidak diwajibkan memberikan sumbangan. Dengan catatan melapor ke pihak sekolah ataupun ke komite sekolah.
Kesepakatan adanya sumbangan untuk melengkapi sarana dan prasana belajar tersebut tertuang dalam rapat komite sekolah bersama orang tua/wali murid dengan pihak sekolah.

Read More »
11.17 | 0 komentar

Materi Pelajaran Harus Tuntas dan Detail

Mustopa Yusuf
LUBUKLINGGAU-  Seluruh guru di Kota Lubuklinggau diminta untuk tidak pelit dengan ilmu saat menjalankan tugas belajar mengajar disekolah. Sebab jika ada  guru yang pelit diyakini peserta didik tidak akan dapat sukses dalam menempuh pendidikan.
Himbuan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Agusni Efendi melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti), Mutopa Yusup saat dibicangi Harian Silampari diruang kerjanya, Senin (28/1)
“Khususnya guru Mipa jangan pelitlah dengan ilmu. Materi yang diajarkan kepada peserta didik harus tuntas dan detail. Sehingga para peserta didik dapat benar-benar paham dengan materi yang diajarkan,”ungkap Mustopa Yusup.
Dijelaskan Mustopa sapaan Mustopa Kamal guru merupakan tonggak keberhasilan peserta didik dalam menempuh pendidikan. Jadi jika gurunya pelit dengan ilmu bagaimana pendidikan mau sukses dan menghasilkan peserta didik yang berkualitas.

Read More »
11.15 | 0 komentar

Juara Kelas Berkesempatan Kuliah Gratis

Hj Jumroh
LUBUKINGGAU- Kabar gembira bagi ribuan pelajar di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas serta daerah sekitar yang menjadi juara kelas. Sebab di tahun akademik 2013/2014 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer Musi Rawas (STIE-STMIK Mura) Lubuklinggau meluncurkan program pendidikan gratis kuliah hingga sarjana.
Informasi ini disampaikan Ketua STIE Mura Lubuklinggau , Hj Jumroh saat dibincangi Harian Silampari, Sabtu (26/1) usai memberikan pembekalan PKL di Aula STIE-STMIK Mura Lubuklinggau.
Selanjutnya Jumroh menjelaskan program kuliah gratis hingga sarana bagi pelajar yang meraih juara kelas ini merupakan bentuk keseriusan manajemen STIE-STMIK dalam mencerdaskan generas-generasi muda.
Namun kata dia, program tersebut hanya diperuntukan bagi pelajar yang meraih juara satu sampai dengan dua di sekolahnya masing-masing.

Read More »
11.13 | 0 komentar

Senin, 28 Januari 2013

Laporan Khusus: Sumbangan Beli Proyektor di Sekolah

LUBUKLINGGAU- Keluhan para orang tua/wali murid mengenai adanya pungutan  di sekolah nampaknya tidak pernah usai. Apakah ini merupakan dampak dari sekolah gratis diterapkan pemerintah? Sebab sejak digulirkan program sekolah gratis mulai SD, SMP hingga SMA khususnya di Provinsi Sumatera Selatan tidak sedikit muncul keluhan dari masyarakat tentang pungutan dana di sekolah.
Berbagai keluhan sering diutarakan masyarakat. Mulai dari pungutan liar Penerimaan Siswa Baru (PSB) pungutan membeli buku, LKS, serta peralatan sekolah lainnya.
Sabtu (26/1) sejumlah orang tua/wali murid mengluhkan masih adanya pungutan diduga dilakukan pihak Madrasah Alia Negeri (MAN) 1 Lubuklinggau. Kali ini, keluhan datang dari salah seorang wali murid MAN 1 Lubuklinggau A Jamaludin.

Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau yang juga Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) itu kepada Harian Silampari menyampaikan bahwa keponakannya dimintai pungutan Rp 500 ribu.

Read More »
22.29 | 0 komentar

PGRI Minta Ada Standar Gaji Guru Honor

LUBUJKLINGGAU- Banyak persoalan dalam dunia pendidikan termasuk mengenai gaji guru honor. Realita terjadi bahwa gaji guru honor tergantung dari jumlah jam mengajar dan berbagai kegiatan disatuan pendidikan, ada yang menerima Rp 150.000- 300.000,/bulan dan itupun dibayar pertiga bulan.
Untuk itu, Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Lubuklinggau mendesak pemerintah Kota Lubuklinggau membuat kebijakan mengenai standar gaji untuk para guru honorer. Desakan ini disampaikan Ketua PGRI Lubuklinggau, Imron Willi Iskandar didampingi Sekretaris PGRI Lubuklinggau, Erwin Sutanto melalui Harian Silampari, Sabtu (26/1)

Read More »
22.27 | 0 komentar