Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz2KmkBhfTz Harian Silampari Online (Jawa Pos Gruop): Komunikasi Bisnis

Iklan

Text

ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post 5

[]Harian Silampari Facebook[]
Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

2013 BRI Kembali Salurkan Revbun

Taufik Hidayat
LUBUKLINGGAU- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Lubuklinggau, di 2013 kembali mencairkan bantuan dana revitalisasi perkebunan (Revbun) kepada para petani karet kota Lubuklinggau dan Musi Rawas, setelah sebelumnya di 2012 bantuan ini sempat terhenti.
Hal tersebut diakui langsung oleh kepala cabang BRI Cabang Lubuklinggau, Taufik Hidayat, menurutnya, bantuan retbun telah disalurkan sejak tahun 2007 lalu.
“Sudah banyak pentai karet yang telah menikmati bantuan ini, baik petani Lubuklinggau maupun petani Musi Rawas. Sekitar 22 ha lahan yang telah ikut program revitalisasi ini,” akunya.
Hingga saat ini baru lahan kebun karet yang bisa meninkmati program Retbun ini,  sedangkan untuk lahan perkebunan lain seperti sawit, belum menjadi cakupan BRI.
Syarat yang harus dipenuhi petani untuk mendapatkan program revitalisasi ini adalah memiliki lahan maksimal 4 ha, dibuktikan dengan sertifikat lahan. Masuk dalam daftar nominasi Dinas Perkebunan wilayah.
“Syarat utama adalah petani harus memiliki surat rekomendasi dari pihak Dinas Perkebunan. Selebihnya persyaratan umum dari pihak perbankan,” terangnya.
Ditambahkannya, untuk mengetahui apakah penyaluran revitalisasi ini tepat sasaran, terlebih dahulu pihak perbankan melakukan pertemuan dengan para petani.
“Selain pertemuan kami juga turun langsung ke lahan yang akan direvitalisasi,” ucapnya.
Dijelaskannya batuan dana yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan petani, maka dari itu, sebelum penyaliran bagian analis BRI akan turun kelapangan guna melihat seberapa besar kebutuhan petani.
“Hingga saat ini program revitalisasi BRI tidak memiliki target penyaluran khusus,” ujarnya. (HS-06)



Read More »
09.35 | 0 komentar

100 KSM Bakal Dapat KUM

LUBUKLINGGAU- Bank SumselBabel Cabang Lubuklinggau mengaku akan memberikan batuan dana Kredit Usaha Mikro (KUM) kepada 100 pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Kelompok Keswadayaan Masyarakat  (KSM) kota berselogan “sebiduk semare”.
Penyaluran ini diberikan sesuai dengan rencana kesepakatan MUO antara pemerintah kota (pemko) dan beberapa Bank yang ada Lubuklinggau. hal ini diungkapkan oleh Pimpinan Cabang SumselBabel, Tonni Sabar, SP melalui Bagian Administrasi dan Kredit, Yusriatillah, kepada Harian Silampari, Kamis (15/2).
Rencananya kredit yang akan diberikan hingga Rp 10 Juta, dengan masa angsuran paling lama 2 tahun.
“Pinjaman akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha, tapi maksimal dana yang dapat dimanfaatkan sebesar Rp 10 juta, sesuai dengan program KUM,” kata Yusri.
Penyaluran KUM bagi 100 pelaku usaha mikro yang teregabung di BKM tersebut rencananya akan disalurkan di tahun ini juga. Tapi disesuaikan dengan permohonan para pelaku usaha dan pihak Pemko.
Syarat yang harus di penuhi calon nasabah KUM yang tercatat dalam MOU antara Pemko dan Bank SumselBabel adalah harus ada rekomendasi dari dinas terkait yang bertugas menjembatani program ini.
“Calon nasabah harus memiliki surat rekomendasi, dan memenuhi persyaratan yang ada. Untuk penyaluran ke 100 pelaku usaha tersebut, pihak Bank SumselBabel siap utnuk menyalurkan KUM. Jelasnya kami disini menuggu keputusan Pemko jika persyaratan telah dipenuhi KUM segera tersalurkan,”terangnya.
Dijelaskannya, pinjaman KUM ini merupakan pinjaman yang bisa dimanfaatkan para pelaku usaha mikro yang ingin mengembankan usaha. Hingga saat ini telah ribuan pelaku usaha yang telah menikmati program KUM SumselBabel.
KUM merupakan pinjaman usaha mikro tanpa agunan. Minimal pinjaman Rp 2 juta hingga Rp 10 juta. Para pelaku usaha mikro yang ada di Lubuklinggau dan Musi Rawas bisa menikmati pinjaman ini.
“KUM sudah disalurkan sejak dua tahun lalu, dan minat masyarakat terkait program ini setiap tahun terus mengalami peningkatan,” (HS-06)



Read More »
09.31 | 0 komentar

Emas Gadai dan Investasi Jadi Andalan

LUBUKLINGGAU- Emas hingga kini masih menjadi andalan nasabah, ketika melakukan pinjaman di PT Pegadaian cabang Kota Lubuklinggau. Sebab selain perhitungannya mudah, harga yang ditaksir oleh pegadaian lumayan tinggi. Kata Manager Fidusa dan usaha lainnya Pegadaian Cabang Lubuklinggau, Sohirin kepada Harian Silampari. Jumat (15/2).
“Perbandingannya sekitar 80 persen untuk emas dan 20 persen barang elektronik, seperti Hp, Laptop, kamera digital dan barang elektronik lainnya. Untuk kendaraan bermotor kita belum bisa terima dikarenakan tempat penyimpanan barang tersebut tidak memadai,” ungkap Sohirin.
Dijelaskannya, penentuan pinjaman emas merujuk pada harga logam mulia tersebut dipasaran serta melihat kondisi barang, begitu juga dengan barang elektronik.
Untuk tahun ini Pegadaian cabang Kota Lubuklinggau belum menargetkan Penyaluran pinjaman lebih besar dari tahun sebelumnya. Tapi untuk jumlah total belum bisa dipublikasikan.
“Batas saldo untuk tahun ini belum bisa dipublikasikan, tapi tentu kami akan tetap menerima permohonan pinjaman dari nasabah hingga mencapai target bahkan melebihi,” ucapnya.
Pada tahun 2012 pegadaian telah berhasil menyalurkan dana pinjaman lebih dari 100 persen. Peningkatan transaksi di Pegadaian cabang Lubuklinggau setiap tahun terus mengalami lonjakan.
“Peningkatan memang terus terjadi setiap tahunnya, itu disebabkan prinsip yang kami pakai memang memberi keuntungan kepada nasabah, sesuai dengan slogan PT Pegadaian “mengatasi masalah tanpa masalah” dan memberi pelayanan tanpa merugikan nasabah,”akunya.
Selain melayani program pinjaman, Pegadaian juga melayani nasabah yang ingin mendapatkan logam mulia secara kredit, atau yang dikenal dengan program Mulia.
Program Mulia merupakan program pemilikan emas melalui sistem cicilan ataupun tunai, berat emas yang ditawarkanpun bervariasi, dimulai dari 5 gram sampai satu kilo gram, dengan uang muka ringan dan cicilan disesuaikan dengan kemampuan nasabah.
“Diharapkan tahun ini program Mulia, kemabali mengalami peningkatan peminat. Sebab program ini tidak hanya mengajak masyarakat memiliki emas. Tapi juga mengajak masyarakat memanfaatkan emas sebagai tabungan jangkan panjang, atau sebagai salah satu investasi,” jelasnya. (HS-06).



Read More »
09.30 | 0 komentar

Jumat, 15 Februari 2013

Baru BTN Sosialisikan KPR-FLPP

LUBUKLINGGAU- Program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Perumahan (KPR-FLPP) disalurkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) melalui lembaga perbankan negara belum memperlihatkan geliatnya. Buktinya tak banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Lubuklinggau menjadi target penyaluran program ini mengetahui syarat dan proses yang harus penuhi.

Sosialisasi diberikan pihak perbankan bertugas memberikan manfaat FLPP, dilapangan pun belum terlihat maksimal. Sebab hal tersebut baru dilakukan diarea developer serta lembaga. Padahal masyarakat perorangan yang terkategorikan MBR memiliki kesempatan yang sama, menikmati program hunian nyaman tersebut.

Setiap tahunnya pasangan baru Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas tumbuh hingga 1300. Tapi tingkat pertumbuhan perumahan layak yang dimaksudkan Kemenpera tak mencapai setengahnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Realestat Indonesia (REI), Edwar Antoni kepada Harian Silampari, Kamis (14/2).

Dikatakannya sedikitnya pertumbuhan kepemilikan rumah layak huni melalui KPR FLPP, bukan karena minimnya keinginan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni melalui program subsidi tersebut.

“Melainkan tidak adanya sosialisasi dari pihak perbankan. Bahkan ada masyarakat yang tidak tahu perbankan mana bertugas menyalurkan program tersebut,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk Kota Lubuklinggau hanya Bank Tabungan Negara (BTN) menjalankan program hunian bersubsidi. Selebihnya BRI, BNI serta Mandiri belum terlihat geliatnya sama sekali.

Untuk Lubuklinggau baru BTN yang memberikan FLPP. Sedangkan untuk lembaga keuangan lain belum memberikan penyaluran rumah murah.

Padahal yang paling banyak mendapatkan jatah FLPP adalah BRI BNI Mandiri. Sedangkan untuk BTN lebih sedikit. Perbankan tidak banyak memberikan pelayanan subsidi FLPP. Selain itu persyaratan yang diajukan pihak perbankan untuk mendapatkan FLPP begitu sulit. Sehingga developer juga kesulitan menjalankan program tersebut.

“Belum lagi Jamsostek yang kini memiliki program Penyediaan Uang Muka (PUM) dan Bantuan Uang Muka (BUM), banyak lembaga pemerintah yang mempermudah MBR mendapatkan hunian nyaman. Tapi realisasinya sangat tidak maksimal,” bebernya.

Harusnya perbankan membuka peluang lebar-lebar bagi masyarakat untuk menikmati program Kemenpera tersebut. Sebab tanpa perbankan program ini tak akan berjalan dan tujuan pemerintah memberikan rumah layak huni pada masyarakat tak akan terealisasi.

Selain itu, perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) juga harus ditingkatkan. Sebab sejumlah developer mengaku kesulitan mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum lagi perizinan-perizinan lainnya.

Para developer mengaku, dinas terkait butuh waktu hingga satu tahun untuk memberikan IMB kepada developer. Ini membuat para developer sulit membuat hunian baru. Sebab sewaktu akad rumah IMB sudah harus ada karena persyaratan dari lembaga perbankan. (HS-06)



Read More »
18.30 | 0 komentar

Baru Sebatas Developer dan Lembaga

Uka Tisna Wardnana
PERSEROAN Terbatas Bank Tabungan Negara (PT BTN) Cabang Pembantu Lubuklinggau mengakui hingga saat ini sosialisai FLPP masih sebatas Developer dan Lembaga.
“Hingga saat ini sosialisasi hanya sebatas developer dan lembaga yang memanfaatkan KPR BTN,” kata Kepala BTN Cabang Pembantu Lubuklinggau, Uka Tisna Wardnana kerpada Harian Silampari.

Sementara untuk sosialisasi ke masyarakat umum atau perorangan BTN mengandalkan dari iklan dari pihak pusat. Serta keingin tahuan masyarakat untuk mendapatkan program ini. Tidak hanya sosialisasi yang berada di dua area tersebut, pemanfaat progran dumah subsidi tersebut pun baru dinikmati oleh kalangan lembaga saja. sedangkan untuk masyarakat perorangan belum terlihat sama sekali.

Padahal BTN tidak hanya memberikan kemudahan bagi nasabah lembaga. Melainkan bagi seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Tebing Tinggi yang ingin mendapatkan rumah dengan kredit yang digulirkan.

Untuk tahun ini BTN diperkirakan akan meningkatkan penyaluran KPR FLPP. Angka peningkatan tersebut belum bisa disebutkan. Sebab menurutnya, itu merupakan wewenang BTN Cabang Palembang.

“Penyaluran FLPP tersebut diperkirakan lebih besar dari tahun sebelumnya. Namun untuk jumlah total kenaikan penyaluran Kepala BTN Cabang Pembantu Lubuklinggau, Uka Tisna Wardnana belum dapat menyebutkan. Sebab menurutnya, hal tersebut kewenangan BTN cabang Palembang,” jelasnya.

Banyak kemudahan yang diberikan melalui program FLPP BTN. Selain bunga ringan hanya 7,25 pertahun hingga selesai angsuran, nasabah bisa memilih rumah selain tipe selain 36 asal biaya tak lebih dari Rp 88 juta per unit. (HS-06)















Read More »
18.26 | 0 komentar

Maret Perumahan Naik 10 Persen

LUBUKLINGGAU- Sejumlah developer Lubuklinggau keluhakan kenaikan harga bahan bagunan. Kenaikan yang mencapai 30 persen tersebut membuat developer berencana menaikan harga perumahan hingga 10 persen dibulan maret mendatang.
Kenaikan ini dilakukan untuk menyesuaikan pengeluaran yang ditanggung developer saat membangun kawasan perumahannya. Kenaikan sudah terjadi sejak November 2012 lalu, ini diungkapkan pengembang Griya Kayu Ara, Edwar Antoni.

Kenaikan paling terasa untuk bahan bagunan jenis semen, sebelumnya harga semen ditingkat distributor Rp 57 per sak untuk dipasaran Rp 59- Rp 61 ribu persaknya. Tapi kini telah berada pada level 70 ribu per saknya di tingkat pasaran.

Belum lagi keramik, untuk keramik standar kini dihargai Rp 51 per kotak sebelumnya Rp 43 ribu. Untuk atap jenis multiroof kini sudah 27 hingga 29 ribu perkepingnya. Padahal harga sebelumnya, Rp 24 ribu perkeping.

Tingginya harga bahan baku ini diharapkan para pengembang bisa diatasi oleh pemerintah kota. Sebab, jika terus seperti ini tentu akan berdampak terhadap daya beli masyarakat.

“Diharapkan pemerintah bisa memberikan solusi terhadap masalah ini, sebab tak hanya pihak pengembang yang merasa keberatan dengan kenaiakn ini. tapi masyarakat yang sedang melakukan pembagunan rumah juga dipastikan mengekuhakan hal ini. sebab mereka harus merogoh kocek lebih dalam lagi agar bisa menyelesaikan bangunannya,” terangnya. (HS-06)

Read More »
18.24 | 0 komentar

Rabu, 13 Februari 2013

Baru SPBU MM Pasarkan Pertamina Dex

LUBUKLINGGAU- Solar dalam kemasan atau disebut Pertamina Diesel Environment Extra (Pertamina Dex) mulai dipasarkan di Kota Lubuklinggau.
Sebelumnya Pertamina pernah melakukan uji coba penjualan di beberapa SPBU di Kota Lubuklinggau. Namun hanya SPBU Marga Mulya (MM) yang mendapat respon dari konsumen.
“Itulah saat ini baru SPBU Marga Mulya menyediakan Pertamina Dex,” kata Sales Refresentatif Pertamina Lubuklinggau, Hariyadi kepada Harian Silampari, Selasa (12/2).
Ditambahkan Heriyadi, pihaknya selalu terbuka kepada setiap SPBU yang ingin ikut memasarkan Pertamina

Read More »
20.02 | 0 komentar

Dapatkan Promo Khusus di Tio Cell 2

LUBUKLINGGAU- Tio Cell 2 tawarkan promo menarik bagi pengguna smart phone tipe Blackberry dan Android Lubuklinggau. Promo yang hanya berlangsung hingga 15 Februari mendatang menawarkan paket khusus serta souvenir menarik.
“Bagi masyarakat Lubuklinggau yang ingin menikmati promo khusus ini silahkan bertransaksi di counter Tio Cell 2. Sebab promi ini terbatas,” kata owner Tio Cell 2, Edi kepada Harian Silampari, Selasa (12/2).
Dijelaskan Edi, promo ini memberikan keuntungan paket bagi para konsumen, yaitu konsumen bisa menikmati paket khusus hingga lima bulan kedepan tanpa biaya tambahan.

Read More »
20.01 | 0 komentar

Selasa, 29 Januari 2013

Pemberlakuan Perubahan UMP Tunggu SK Gubernur

LUBUKLINGGAU- Perubahan Upah Minimun Provinsi (UMP) bagi pekerja Lubuklinggau dan Musi Rawas hingga saat ini belum bisa dipastikan. Sebab Surat Keputusan (SK) Gubernur belum diterima pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lubuklinggau. Tapi diperkirakan awal Februari mendatang upah tersebut sudah dapat didapat.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ikhsan Roni melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Agusasi kepada Harian Silampari.
Menurutnya, keputusan UMP sudah final yaitu sebesar Rp 1.630 ribu dari Rp 1.350 ribu. Keputusan tersebut berdasarkan kesepakatan kalangan buruh bersama Gubernur Sumsel di Palembang lalu.
“Tapi hingga saat ini realisasi belum bisa dilakukan di Lubuklinggau sebab SK yang menuliskan kenaikan UMP belum juga sampai ke kami. Tapi diperkirakan dua-tiga hari lagi SK tersebut bakal diterima,” katanya kepada Harian Silampari, Senin (28/1).

Read More »
10.55 | 0 komentar

Target Pegadaian Meningkat

LUBUKLINGGAU- Pertumbuhan bisnis sektor non perbankan pada 2013 nampaknya bakal lebih cemerlang dibanding tahun 2012 lalu. Sebab, tahun ini target penyaluran dana lembaga keuangan bukan bank dipastikan terus mengalami peningkatan. Hal ini terjadi karena kebutuhan dana segar dari lembaga non perbankan selalu menjadi pilihan utama masyarakat kota berselogan “Sebiduk Semare”.
Lembaga non perbankan tersebut adalah PT Pegadaian Cabang Lubuklinggau, tahun ini rencananya salah satu perusahaan BUMN tersebut menargetkan bakal menyalurkan dana pinjaman lebih besar 20 persen dari tahun 2012 lalu. Ini diakui Kepala Cabang PT Pegadaian Cabang Lubuklinggau, Janeli melalui Manager Bisnis Fidusa dan usaha lainnya, Sohirin, kepada Harian Silampari, Senin (28/1).

Read More »
10.54 | 0 komentar

Nissan Yos Sudarso Berikan Cicilan Ringan

LUBUKLINGGAU- Awal 2013 PT Wahana Wirawan Palembang selaku distributor otomotif mobil Nissan melalui showroomnya Nissan Yos Sudarso Lubuklinggau, tawarkan beragam program menarik bagi masyarakat.
Promo rencanya hanya berlangsung di Januari hingga Februari ini, menawarkan DP ringan bagi para pencinta otomotif produk Nissan. Konsumen tinggal menyiapkan uang muka sekitar Rp 70 juta dengan angsuran pembayaran ringan Rp 1,77 juta per bulan selama enam tahun.
“Tidak hanya itu, kami juga menawarkan hadiah menarik bagi konsumen yang mengikuti program tes drive MPV, yaitu konsumen berhak mendapatkan hadiah undian berupa produk Samsung mulai dari Note 2 hingga Samsung Galaxsi 3,” ungkap Brand Manager Nissan Istana Palembang, Zeffry Sany, kepada Harian Silampari melalui line telepon, Senin (28/1).

Read More »
10.53 | 0 komentar

Senin, 28 Januari 2013

Hyundai Bakal Masuk Linggau

LUBUKLINGGAU- Persaingan di industri otomotif khususnya roda empat, di Lubuklinggau nampaknya kian bertambah ketat saja. Lihat saja terhitung sepanjang 2012 hingga awal 2013 ini begitu banyak mobil-mobil baru bermunculan demi menarik perhatian calon konsumen.
Tak hanya Mitsubitsi, Toyota, Suzuki, Nissan, Honda, Daihatsu yang membuka pos hingga Showroom di kota berselogan “sebiduk semare” ini produk otomotif jenis mobil lainnya juga sudah mulai melirik pasaran Lubuklinggau dan Musi Rawas. Buktinya, Februari 2013 Hyundai bakal membuka posnya di kota ini.
Hal ini dikatakan langsung oleh Koordinator KIA Motor Area Lubuklinggau, Ade Putra, kepada Harian Silampari, Sabtu (25/1). Menurutnya, Hyundai merupakan cabang dari PT Berlian Maju Motor.
“KIA Motor dan nanti Hyunday yang bakal hadir merupakan cabang dari PT Berlian Maju Motor,” katanya.
Ditambahkannya Hyundai merupakan otomotif buatan negri gingseng alias Korea, yang memiliki kelebihan di

Read More »
22.40 | 0 komentar

Nasi Kucing Peluang Bisnis Baru

LUBUKLINGGAU- Bisnis Nasi Kucing atau angkringan di Lubuklinggau mungkin bisa dijadikan salah satu alternatif bisnis kuliner. Sebab pelaku usaha tidak memerlukan modal banyak untuk membuka usaha ini. Selain itu, bisnis ini memiliki konsumen tersendiri.
Biasanya bisnis ini dibuka pada jam 8 Wib hingga lewat tengah malam, lokasi yang dipilih untuk menawarkan menu nasi kucing ini adalah kawasan Pasar Inpres Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Pedangan membuka lapak mereka didepan pertokoan pinggir jalan Pasar Inpres tersebut.
Salah seorang pelaku bisnis nasi kucing ini, Sigit, yang mengaku sudah memulai bisnis ini sejak pertemgahan 2012 lalu, menurutnya peluang usaha tersebut saat ini memang masih sangat besar, sebab tak semua orang mau menggeluti usaha ini.
“Padahal menu yang disediakan cukup sederhana, antara lain nasi uduk, sambel, telur, goreng ikan asin dan tempe serta beberapa tambahan menu lainnya, modalnya tidak sampai Rp 300 ribu untuk tiap kali jualan,” terang Sigit.

Read More »
22.39 | 0 komentar

Sabtu, 26 Januari 2013

Urine 15 Bintara Positif Narkoba

LUBUKLINGGAU- Sekitar 15 anggota Bintara terdiri dari anggota Polres Lubuklinggau dan Polsek kembali dilakukan pembinaan khusus. Mereka diantarkan anggota Satuan Propam Kamis (24/01).
Pembinaan khusus tersebut berdasarkan kebijakan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Iskandar Hasan dalam memberantas kejahatan narkoba.Sebab ke 15 anggota tersebut pada saat dilakukan test urine terindikasi mengkonsumsi narkoba.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Chaidir melalui Kasubag Humas AKP Winarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut."Jadi yang diberangkatkan ke Mapolda Sumatera Selatan ada 15 anggota berpangkat Bintara.Terdiri dari anggota Polres dan Polsek yang terindikasi mengkonsumsi narkoba,"jelasnya.
"Mereka sudah diberangkatkan kemarin (Kamis,Red) dengan dikawal anggota Satuan Propam.Ke 15 anggota tersebut akan dilakukan pembinaan khusus selama sekitar 3 bulan,"sambungnya.

Read More »
13.06 | 0 komentar

Tampil Stylish Dimusim Hujan

LUBUKLINGGAU- Mencari pakaian kerja yang cocok di musim hujan, mungkin perkara gampang, sebab tinggal pilih pakaian berbahan dasar agak tebal dan bisa menghangatkan tubuh. Tapi mencari busaha kerja dimusim hujan yang stylish patut dipikirkan, sebab tak sembarang pakaian bisa cocok dipadu padankan. Berikut tips diberikan, Afri Nurman, salah seorang pengamat busana kauwal muda Lubuklinggau.
“Menggunakan pakaian yang berbahan dasar agak tebal, saat musim hujan memang diajurkan. Sebab selain bisa menghangatkan tubuh, juga melindungi tubuh dari udara dingin membantu kita terhindar dari penyakit-penyakit seperti flu dan masuk angin. Tapi busana jangan asal pilih, apalagi untuk pekerja,” katanya kepada Harian Silampari, Jumat (25/1).
Tambahnya, mantel, cardigan, sweater, jeket tebal, bisa digunakan dalam fasion musim hujan. Bila sudah menggunakan cardigan, tidak ada salahnya membawa coat tambahan bila sewaktu-waktu udara bertambah dingin.


Read More »
12.55 | 0 komentar

Jumat, 25 Januari 2013

Tingkat Konsumsi Ayam Masih Stabil

LUBUKLINGGAU- Maraknya isu flu burung yang menjangkit unggas diwilayah Musi Rawas maupun Lubuklinggau yang beredar belum lama ini, tak membuat tingkat kosumensi ayam alami penurunan. Hingga saat ini, tingkat jual beli ayam tak alami perubahan sama sekali.
Joni salah seorang penjual ayam potong di Pasar Inpres Lubuklinggau mengatakan, konsumen yang datang untuk membeli ayam potong dagangannya, tidak mempermasalahkan kondisi ayam yang ia jual terkait isu flu burung yang menjangkit unggas, jenis ayam maupun bebek tersebut.
“Pembeli tidak banyak bertanya terkait kondisi ayam yang dijual dipasaran, apakah terjangkin flu burung atau tidak. Saya pun tak memepermasalahkan itu, sebab ayam yang saya jual memang dalam keadaan sehat

Read More »
10.39 | 0 komentar

Kuota Pupuk Subsidi Dikurangi

LUBUKLINGGAU- Serapan pupuk subsidi di Lubuklinggau pada 2012 lalu tergolong begitu rendah, tercatat hanya sekitar 40 persen petani yang menggunakan pupuk subsidi tersebut dari total alokasi selama satu tahun sebanyak 9.811 ton pupuk subsidi, sehingga menyebabkan jatah di 2013 dikurangi hingga 30 persen dari sebelumnya.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Pemasaran Pusri Lubuklinggau Nakutama Lusepa, menurutnya rendahnya serapan pupuk urea di 2012 lalu disebabkan musim tanam yang tak sebaik tahun sebelumnya, sehingga permintaan pupuk oleh kelompok tani kepada pihak Pusri berkurang drastis.

Read More »
10.39 | 0 komentar

Rabu, 23 Januari 2013

Bawang Putih Penganti Formalin Pada Tahu

LUBUKLINGGAU- Dinas Perindustian dan Perdagangan Lubuklinggau menawarkan alternatif pengawet penganti formalin bagi produsen tahu, yaitu bawang putih, kunyit. Alternatif ini, diberikan setelah ada temuan tahu mengandung formalin yang ditemukan di Pasar Inpres Lubuklinggau beberapa waktu lalu.
Menurut kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lubuklinggau, Surya Darma melalui kepala Bagian Perindusrtrian, Sarifuddin yang dijelaskan staf Perindustrian, Lutfiana, menurutnya, bahan alami seperti kunyit, bawang putih, chitosan dan asap cair memiliki zat khusus yang dapat mengawetkan tahu.


Read More »
09.48 | 0 komentar

Target Penjualan dan pembiayaan Otomotif Meningkat

LUBUKLINGGAU- Meski keadaan ekonomi Lubuklinggau dan Musi Rawas masih belum stabil, layaknya sebelum anjlok harga beberapa komuditas unggulan. Tapi di 2013 beberapa perusahaan finance dan penyedia kendaraan bermotor, baik itu mobil memasang target lebih besar dibanding tahun lalu. Hal ini dilakukan karena, menurut predikasi pelaku bisnis tersebut, kebutuhan kendaraan makin tinggi, kebutuhan ini tentu akan berdampak pada perusahaan pembiayaan dan pinjaman dana cepat.
Hal ini diakui oleh Brand Manager PT Nusa Sarana Citra Bakti, Meidiansyah Alfannary, menurutnya 2013 perusahaanya menargetkan penjualan mobil merek Suzuki lebih banyak 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Sebab diperkirakan kondisi ekonomi masyarakat baik Lubuklinggau dan Musi Rawas perlahan mulai membaik.

Read More »
09.48 | 0 komentar

Desain Kreatif Usaha BBM Eceran

*Pertamini Dijamin Lebih Pas

Usaha menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) secara eceran di Lubuklinggau, merupakan  salah satu usaha sampingan rumah tangga, kenapa? Sebab bisa dipastikan disetiap wilayah kelurahan kota berselogan “sebiduk semare”ini ada saja rumah tangga yang membuka usaha BBM eceran. Tapi kali ini, ada yang berbeda dengan usaha ini, Harian Silampari, menemukan salah seorang penjual eceran BBM, layaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum, usaha ini tak menggunakan jerigen sebagai tempat penyimpanan serta kaleng sebagai alat penakar minyak. Ingin tahu, ikuti laporannya,
Eka Yulina, Watervang.
Memang terlihat berbeda dengan usaha yang satu ini, Rinop Sagito, pemilik usaha Pertamini, melihat peluang berbeda dari bisnis eceran BBM. Ia mengadopsi sistem dan desain penjual BBM eceran Daerah Minang (Sumbar), yang tak lagi menggunakan jerigen yang difungsikan sebagai alat penyimpan. Melainkan drum, tabung serta kran atau alat penakar yang sama persis dengan yang digunakan pertamina untuk mengalirkan minyak.


Read More »
09.47 | 0 komentar