Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz2KmkBhfTz Harian Silampari Online (Jawa Pos Gruop): Linggau News

Iklan

Text

ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post 5

[]Harian Silampari Facebook[]
Tampilkan postingan dengan label Linggau News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linggau News. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Siang Hidup Malam Padam

MEGANG- Keluhan demi keluhan terus disampaikan masyarakat terhadap kinerja  dan pelayanan Dinas Kebersihan dan Pertaman (DKP) Kota Lubuklinggau. Kali ini masyarakat kembali mengeluhkan masalah lampu jalan di Kenangan II Lintas Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Saat dibutuhkan malam hari lampu jalan tersebut tidak menyala sedangkan siang hari malah dibiarkan menyala.

“Biasanya yang namanya lampu jalan untuk menerangi jalan pada malam hari. Namun di sini siang hidup malam padam. Jelas ini membingungkan dan tidak ada gunanya. Harusnya kalau malam hidup tentu jalan akan terang dan meminimalisir tindak kejahatan. Makanya warga resah dengan kondisi ini. Jika memang kenyataannya begini tidak bisa diubah ya sebaiknya dilepas saja lampu jalan ini,” kata Komarudin warga RT 5 di Kelurahan Batu Urip.


Read More »
00.14 | 0 komentar

Benahi Pelayanan Penghuni Panti

LUBUKLINGGAU- Dinas Sosial Kota Lubuklinggau melakukan berbagai pembenahan perbaikan pelayanan di lingkungan kerja. Hal ini sebagai upaya menyikapi berbagai keluhan masyarakat mengenai pelayanan buruk petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Lubuklinggau terhadap penghuni Panti Jompo Tresna Budi Luhur.
Penegasan ini disampaikan Kepala Dinsos Kota Lubuklinggau, H Erwan Sofyan,  kepada Harian Silampari Sabtu  (16/2).


Read More »
00.14 | 0 komentar

Berlakukan Kartu Sehat Lubuklinggau Madani

LUBUKLINGGAU- Masyarakat Kota Lubuklinggau yang tidak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), tidak perlu merasa khawatir. Sebab Pemkot Lubuklinggau sedang merancang program kartu pengganti Jakesmas, atau kartu sehat untuk warga miskin yang nantinya akan dikenal dengan Kartu Sehat Lubuklinggau Madani
"Kartu ini,  khusus untuk warga kurang mampu yang tidak memiliki biaya berobat, dan biaya ke rumah sakit," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, dr Nawawi Akip, kepada Harian Silampari, Sabtu (16/2) ketika dijumpai disela-sela peresmian Gedung KPU  Lubuklinggau.


Read More »
00.13 | 0 komentar

Sabtu, 16 Februari 2013

Gardu Induk Petanang Rusak

LUBUKLINGGAU- Aliran listrik di wilayah Kota Lubuklinggau, Jumat (15/2) mengalami pemadaman total lebih kurang 16 jam. Kondisi ini disebabkan adanya kerusakan pada Gardu Induk Petanang di Kelurahan Petanang Kecamatan Lubuklinggau Utara I.
“Sejak pagi kita sudah mengalami pemadaman total, akibat ada kerusakan di GI Petanang,” kata Manager PLN Rayon Lubuklinggau, Asman Husin, kepada Harian Silampari, Jumat (15/2).
Dijelaskan Asman, kerusakan GI Petanang terjadi sejak pukul 06.00 WIB. Hingga tadi malam pihak PLN masih belum menemukan alat di GI Petanang yang  mengalami kerusakan.
"Penyebabnya belum diketahui secara pasti. Namun yang jelas, pemadaman total disebabkan adanya gangguan pada Gardu Induk Petanang,” tegas Asman.
Untuk mengurangi dampak terlalu luas dan beban pelanggan, sekitar pukul 13.30 WIB pihaknya menghidupkan jaringan listrik sebagian wilayah Kota Lubuklinggau. Mulai dari Petanang hingga Simpang Priuk melalui trafo Induk Muara Beliti yang juga berada di arah Petanang.
Akibat matinya listrik tersebut, pihak PLN Rayon Lubuklinggau memohon maaf kepada sejumlah pelanggan. Pemadaman listrik dilakukan pihak PLN kata dia, bukan adanya unsur kesengajaan.
”Upaya pemulihan seratus persen akan diupayakan semaksimal mungkin,” kata Asman.
Dampak dari kejadian ini berbagai aktivitas masyarakat di Kota Lubuklinggau sempat terganggu. Mulai dari kemacetan di Simpang RCA.
Sedangkan pengusaha Warnet, Air Isi Ulang, Mini Maket dan Swalayan mengaku mengalami kerugian. Sebab mereka terpaksa menghidupkan genset saat terjadi pemadaman.
“Kami sangat rugi, sejak pagi menghidupkan ini kan memggunakan solar dan bensin,” keluh pengusaha Air Isi Ulang yang berada di Jalan Yos Sudarso.  (HS-04)




Read More »
09.50 | 0 komentar

PDAM Ganti Meteran Rusak

LUBUKLINGGAU- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap, Kota Lubuklinggau, tengah melakukan pergantian meteran air yang rusak. Untuk tahun 2013, telah disiapkan ratusan unit meteran untuk menggantikan meteran yang sudah tidak layak pakai lagi.
"Saat ini PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau sedang melakukan penggantian meteran air pelanggan. Penggantian meteran ini guna mengurangi kerugian akibat tidak berfungsinya meteran pelanggan," kata Direktur Teknik PDAM Tirta Bukit Sulap (TBS), Mahizul Harari, kepada Harian Silampari, Jumat (15/2).
Dikatakan Mahizul, penggantian meteran pelanggan tersebut merupakan salah satu program PDAM TBS untuk mengurangi tingkat kebocoran. Karena selama ini permasalahan kebocoran air menjadi salah satu faktor menyebabkan PDAM sering merugi.
PDAM TBS, lanjut Mahizul saat ini telah memiliki pelanggan lebih dari 11.000 tersebar dalam delapan kecamatan. Pihaknya terus melakukan pembenahan guna memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan menuju perusahaan yang sehat.
Selama ini PDAM setempat masih mengalami kerugian dengan kisaran Rp600 - 900 juta per tahun. Kerugian ini akibat banyaknya meteran air yang hilang atau rusak, kemudian kerusakan di bagian Intake Kasie serta masih banyaknya pipa sambungan yang mengalami kebocoran.
Ditambahkan Mahizul, pihaknya mengharapkan bagi pelanggan dan masyarakat Kota Lubuklinggau, agar dapat membantu jika menemukan adanya pipa yang bocor. Ia menghimbau jika ada meteran yang dirusak orang tidak bertanggung jawab agar melaporkannya kepada petugas PDAM. Sehingga dapat segera ditangani. (HS-04)

Read More »
09.50 | 0 komentar

Masa Pensiun Kadishubkominfo Diperpanjang Dua Kali

LUBUKLINGGAU– Batas Usia Pensiun (BUP) sepertinya tidak mempengaruhi syarat memimpin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Jika seorang pejabat dianggap masih diperlukan Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan masa pensiun PNS diperpanjang hingga dua kali.
Seperti halnya Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika (Kadidshubkominfo) Kota Lubuklinggau, Azhari Yuhan. Pejabat ini sudah dua kali dilakukan perpanjangan masa pensiun atas usulan Walikota Lubuklinggau H Riduan Effendi.  
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Parigan Syahrin, kepada Harian Silampari, Kamis (14/2) membenarkan jika masa pensiun Azhari Yuhan diperpanjang dua kali. Diakunya perpanjangan masa pensiun Kadishubkominfo dilakukan sesuai aturan dikeluarkan BKN.
“Perpanjangan itu (masa pensiun) memang ada aturan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Perpanjangan pejabat jika di daerah merupkan hak Kepala Daerah dan itu sesuai dengan PP Nomor 12 tahun 2002 tentang perpanjangan batas usia Pensiun serta diatur dalam Perka BKN nomor 13 tahun 2012/2013,” terang Sekda H Parigan Syahrin.
Dijelaskan Parigan, perpanjangan masa kerja bisa dilaksanakan dua kali. Misalnya umur 56 diperpanjang hingga umur 58, kemudian diperpanjang lagi hingga umur 60 tahun. Namun setiap tahun masa kerja setelah diperpanjang masa jabatan dilakukan evaluasi. Jika kepala daerah dalam hal ini Walikota, menganggap kinerja pejabat eselon II tersebut layak diperpanjang maka, hal itu sesuai aturan diperbolehkan. Selian itu merupakan hak preogratif Walikota.
“Sejauh ini di Kota Lubuklinggau, hanya ada satu itu (Kadishubkominfor,red). Itu pun pejabat eselon II,” ujarnya.
Sementara itu Kadishubkominfo Azhari Yuhan ketika dikonfirmasi enggen berkomentar banyak. Namun ia mengaku hingga saat ini masih berstatus pejabat di Kota Lubuklinggau. (HS-04)





Read More »
09.49 | 0 komentar

Hari Ini, Penutupan MTQ ke X Kota Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Lubuklinggau, yang sudah dimulai sejak 9 februari malam ini, Sabtu (16/2) sekitar Pukul 19.30 (Ba’dha Isya) akan digelar upacara penutupan. Seperti pembukaan, penutupan MTQ  masih akan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Lubuklinggau dan akan diikuti juga berbagai macam kegiatan tari kolosal islami.
" Sama seperti pembukaan  penutupannya nanti malam  akan meriah sama seperti pembukaan,” kata Kabag Kesra Setda Kota Lubuklinggau, H Luthfi Ishak, Kepada Harian Silampari, Jumat (15/2).  
Dikatakan Luthfi Ishak, dalam penutupan lomba MTQ tersebut, akan ada penyerahan trofi dan Piagam serta uang pembinaan. Rincian uang pembinaann untuk juara satu Rp 2. Juta, juara II Rp 1,5 Juta dan Juara III mendapat Rp 1 Juta. Namun menurutnya selain uang pembinaan rencananya malam penutupan MTQ tersebut akan ada uang bonus tambahan dari donatut. “ Rencananya ada uang tambahan dari donator, tetapi rinciannya belum bisa dipastikan tunggu saja sekalian surprise,” ujar Luthfi.
Rencanya dalam kegiatan penutupan lomba MTQ ke X tingkat Kota Lubuklinggau tersebut, akan ditutup Walikota Lubuklinggau H Riduan Effendi, SKPD, FKPD dan  berbagai tamu udangan lainnya. (HS-04)

Read More »
09.48 | 0 komentar

PNS Bisa Cairkan Pesangon Miliaran Rupiah

LUBUKLINGGAU- Isu mengenai sudah disahkannya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai beredar di Kota Lubuklinggau. Bahkan di sekolah-sekolah dan kantor kelurahan di Kota Lubuklinggau kerap menjadi perbincangan.
Salah seorang guru SMKN 2 Kota Lubuklinggau, Yani kepada Harian Silampari mengaku pernah mendapat cerita mengenai SMS dari kawan mengajarnya. SMS tersebut isinya apabila UU ASN sudah disahkan, PNS bisa mengajukan pensiun dini dan akan mendapat pesangon. Untuk golongan II mendapat Rp 500 juta, golongan III Rp 1 miliar dan golongan IV Rp 1,5 miliar.
“Sekolah kami heboh apo benar nian,” kata Yani, saat berada di Kantor Lurah Batu Urip Permai, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Jumat (15/2).
Sementara itu, Agus salah seorang staf PNS di Kantor Lurah Batu Urip Permai mangatakan, memang ada rencana pemberlakukan UU ASN itu. Tapi sepengetahuan dirinya, saat ini masih dibahas di DPR. Belum ada penjelasan atau sosialisasi resmi kalau memang sudah disahkan.
“Tapi kalau memang nantinya benar begitu, wah bisa kaya mendadak dong. Cubo telusuri dulu apo ado nian,” kata Agus.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggu Sunardi, ketika dikonfirmasi mengatakan pada dasarnya Pemkot tidak antipatif apalagi menolak UU tersebut. Namun menurutnya hingga kini aturan tersebut masih rancangan dan belum ditetapakan.
“Itu baru rancangan dan belum ditetapakn hingga kini kita belum ada pemberitahuan,” kata Sunardi.
Hal senada disampaikan Sekda Kota Lubuklinggau,  H Parigan Syahrin. Menanggapi rencana perpanjangan usia pensiun PNS menjadi 58 tahun dan khusus untuk eselon II sampai 60 tahun dalam aturan ASN hingga kini masih dalam pembahasan. Parigan mengatakan Pemkot dalam hal ini tidak dalam posisi kaku, yakni menolak atau menerima. Hanya saja diharapkan bahwa pengkajian mendalam perlu dilakukan dan juga penjelasan paripurna tentang efek dari perpanjangan usia pensiun.
Selain itu lanjut Parigan Undang–Undang yang akan ditetapakan ASN, tidak serta merta langsung diterapakan setiap  daerah. Karena masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) dan jika di di  Kota Lubuklinggau masih menunggu peratauran Pemrintah (PP) lalu keputusan Gubernur.
“Artinya masih panjang rentetan yang harus dijalani baru Undang-Undang ASN tersebut bisa diterapkan dan hingga kini Undang-Undang ASN ini masih dalam pengkajian,” tegasnya. (HS-04)


Read More »
09.48 | 1 komentar

Jumat, 15 Februari 2013

Perketat Pengawasan Makmin

LUBUKLINGGAU- Pemerintah Kota Lubuklinggau memperketat pengawasan terhadap pembuat serta penjual makanan dan minuman (Makmin) Industri rumahan (home Industry). Tujuannya agar tidak ada lagi yang menggunakan bahan berbahaya bagi kesehatan.

"Pengetatan pengawasan ini dilakukan setelah diketemukan tahu mengandung formalin yang dijual pedagang di dua pasar tradisional beberapa pekan lalu," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Lubuklinggau Surya Dharma, Kemarin.

Dijelaskan Surya Darma, dari pemeriksaan oleh petugas terhadap 20 macam contoh atau sample terdapat satu jenis tahu yang positif mengandung formalin. Temuan tahu mengandung formalin tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap Pasar Inpres dan Pasar Bukit Sulap sehingga peredaran makanan dan minuman yang pembuatannya menggunakan bahan berbahaya dapat ditangkal.

Untuk sementara, pedagang yang kedapatan memasarkan makanan dan minuman mengandung bahan berbahaya telah diberi sanksi teguran dan pembinaan, sedangkan produsennya akan dikenai peringatan serta diharuskan membuat perjanjian tertulis untuk tidak mengulanginya dan bila kedapatan lagi akan dikenai sanksi hukum. “ Kita sudah melakukan pemanggilan pedagang yang mennggunakan tahu berformalin tersebut dan sudah kita berikan saksi dan disperidag kedepan akan terus pantau agar tidak kembali terulang,” kata Surya Darma, ketika ditemui di ruang kerjanya.

Ditambahkan Surya Darma, Untuk mencegah penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam proses produksi makanan dan minuman UKM, Disperindag pada 2012 sudah memberangkatkan produsen dan pedagang tahu serta mi basah ke Kota Bogor, guna mempelajari proses produksi  berbahan baku alami sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan. “ Jadi sebenarnya bahan baku pengganti formalin itu pedangang itu ada,”Ujar Surya Darma. (HS-04)



Read More »
18.45 | 0 komentar

Siapkan 403 Ribu Bibit Ikan Gratis

LUBUKLINGGAU- Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau menargetkan produksi ikan 500 ribu ton. Sebelumnya tahun 2012 hanya 250 ton. Hal ini terkait adanya pogram bantuan 403 ribu bibit ikan diperuntukan bagi peternak Kota Lubuklinggau.

Demikian disampaikan, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kota Lubuklinggau, Trisman NZ, kepada Harian Silampari, Kamis (14/2).

Dikatakan Trisman Selain bantuan bibit ikan, juga ada bantuan induk ikan dan Pakan (makanan ikan). Rinciannya yakni, 150 ribu ekor bibit ikan Anggaran APBD Kota Lubuklinggau. Dan ada juga bantuan dari Gubernur Provisnsi Sumatera Selatan yakni, 253 ribu ekor bibit ikan, 990 ekor induk ikan dan 21 ton pakan ikan. Khusus untuk bantuan dari Gubernur rencanya akan dibagikan bagi pada tanggal 23 Februari mendatang, bertepatan dengan kunjungan kerja (Kunker) gubernur sehari menjelang pelantikan Walikota Lubuklinggau yang baru.

Diungkapkan Trisman, pada tahun 2012 Pemkot Lubuklinggau mengalami penurunan drastis dalam tingkat produksi ikan. Dimana tahun 2012 hanya mampu memproduksi sekitar 25.000 ton. Diharapkan dengan barbagai bantuan bibit ikan gratis tersebut, peternak Ikan Kota Lubuklinggau, mampu
meningkatan hasil produksi minimal dua kali lipat hasil produksi ikan tahun 2012, yakni sekitar lima ribu ton/tahun.
“Tahun ini, kita targetkan memproduksi sekitar lima ribu,” kata Trisman.

Faktor utama penurunan produksi ikan tahun 2012 disebabkan adanya pengeringan kolam air deras di Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, yang merupakan wilayah sentra produksi ikan untuk Kota Lubuklinggau. Hal tersebut menyebabkan sebagian besar petani tidak melakukan aktfitas dan peternakan ikan.

“Guna membantu para peternak serta dalam rangka mendukung program peningkatan produksi ternak ikan, Pemkot dan Pemprov melalui Diskanak Kota Lubuklinggau menyiapkan bantuan 403 ribu ekor bibit ikan, Induk Ikan dan Pakan,” jelasnya.

Jenis ikan yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan para pernak Kota Lubuklinggau. Yakni jenis ikan mujair, ikan nila, ikan paten, ikan lele dan ikan emas. Adapun peternak yang akan mendapat bantuan bibit tersebut, Diskanak akan menyesuaikan dengan hasil permintaan Musrembang di masing-masing kelurahan dan kecamatan, permintaan peternak secara pribadi maupun kolektif dan dari berbagai kelompok peternak ikan yang ada di Kota Lubuklinggau.

Ditambahkan Trisman Disnakan Kota Lubuklinggau, hingga saat ini belum memiliki laboratorium perikanan. Akibatnya jika ingin melakukan pemeriksaan dan penelitian hama penyakit Disnakan Kota Lubuklinggau masih tergantung dengan daaerah lain.
"Seadainya Untuk meneliti penyebab kematian ikan hingga saat ini kita masih terkendala oleh tidak adanya fasilitas Laboratorium sendiri, kita sebetulnya amat membutuhkan hal ini. Sebab sebelumnya juga kejadian mati ikan secara mendadak sering terjadi. Namun sayang saat ini kita belum memiliki laboratorium perikanan, jadi kalau ada serangan hama penyakit ikan terpaksa penelitiannya dilakukan dilaboratorium milik Dinas Perikanan Sumsel di Palembang," kata Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Lubuklinggau, Trisman, kepada Harian Silampari, Kamis (14/2).

Selain belum memiliki laboratorium khusus perikanan, daerah ini juga masih terbatas dengan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengoperasikan laboratoium tersebut. Kedepan pihaknya akan mengajukan permintaan pengadaan laboratorium khusus perikanan berikut tenaganya kepada Pemkot Lubuklinggau, Pemprov Sumsel dan Dirjend Perikanan pusat.

Pengadaan laboratorium tersebut kata dia, sangat dibutuhkan mengingat potensi perikanan darat yang dimiliki Kota Lubuklinggau saat ini sangat besar. Dimana jumlah kolam air deras dan kolam air tenang di Kota Lubuklinggau. Saat ini ada sekitar  121 unit tersebar dalam delapan kecamatan. Hasil produksi perikanan yang dihasilkan selama ini dipasarkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Lubuklinggau juga di kirim ke Kota Palembang, Provinsi Jambi hingga ke Provinsi Bengkulu. (HS-04)


Read More »
18.45 | 0 komentar

Jalan Protokol Banyak Lobang

Kondisi Jalan Berlobang di Jalan Yos Sudarso dekat Simpang RCA. Foto diabadiakan, Rabu (13-2)
LUBUKLINGGAU- Kondisi jalan protokol di Kota Lubuklinggau memprihatinkan karena banyak yang rusak dan berlubang. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan sering terkecoh akibat lubang jalan tersebut sering tertutup air terutama pada malam hari.

Berdasarkan pantauan Harian Silampari, Kamis (14/2) di sepanjang Jalan Protokol ada puluhan titik jalan yang lobangnya cukup dalam dan banyak sekali ditemukan aspal yang terkelupas. Beberapa titik jalan yang lobangnya cukup dalam yakni, depan Bank BNI dan Polres Lubuklinggau, depan kawasan Hotel Lintas dekat Simpang RCA, depan Jalan Cereme, dan sekitar Jalan depan Kantor Kejaksaan Negeri.

Yayan (30), seorang pengguna jalan mengungkapkan, dirinya terganggu dengan kondisi jalan tersebut. Pasalnya lubang yang ada cukup besar dan dalam, hal ini bisa membuat pengguna sepeda motor terjatuh saat melintas dijalan tersebut.

"Musim hujan seperti saat ini yang sangat berbahaya, karena lubang kadang tidak terlihat. Apalagi ketika sering adanya genangan air,” kata Yayan, kepada Harian Silampari, Kamis (14/2).

Suhaedi (36 tahun), tukang Sate Samping Bank BNI Cabang, mengatakan lubang-lubang tersebut bisa mencelakakan pengguna jalan. Menurutnya hampir setiap malam jika ada hujan sering ada motor tergelincir di lobang Jalan di lokasi tersebut.

Kabid Bina Marga PU Kota Lubuklinggau, Dedi Purbaya, ketika dikonfirmasi, Kamis (14/2) mengatakan bahwa Jalan di Sepanjang Jalan Yos Sudarso dan Achmad Yani yang banyak ditemukan berlobnag merupakan Jalan Provinsi dan Jalan Negera.

"Ruas jalan tersebut bukan kewenangan kami. Perbaikan dan perawatan merupakan tanggung jawab Provinsi,” ujar Dedi Purbaya.

Namun menurutnya jika, pihaknya  ada anggaran yang tersedia, walaupun bukan wewenang PU, pihaknya akan lakukan perbaikan. Karena sebenarnya selama ini, PU juga sudah sering melakukan perbaikan Jalan Provinsi dan jalan Negera  tersebut.
“Selama ini, kita sering kok, lakukan perbaikan, sebagai contoh lobang dekat Rel Kereta Api, yang dulu juga diberitakan Media,  kami yang lakukan perbaikan. Tetapi yang jelas secara wewenag itu bukan tanggung jawab kami, namun jika kami memiliki anggaran akn kita usahakan untuk lakukan perbaikan,” tutur Dedi Purbaya. (HS-04)




Read More »
18.44 | 0 komentar

Batu Urip Permai Mendapat 100 Persil Prona

BATU URIP-  Tahun 2013 Kelurahan Batu urip Permai Kecamatan Lubuklinggau Utara II, mendapat bantuan 100 persil Program Nasional (Prona) dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau. Penegasan ini disampaikan Lurah Batu Urip Permai, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lindiwati, kepada Harian Silampari, Kamis (14/2). 

Dikatakan Lidiawati, Dikelurahan Batu Urip Permai ada lima RT dari lima RT tersebut masing –masing mendapat bantuan 20 persil Prona dari tota 100 persil Prona yang disiapakn BPN Kota Lubuklinggau untuk Kelurahan Batu Urip Permai.
“Kami bersyukur tahun ini, kita mendapat cukup banyak untuk pembuatan prona,  yakni 100 persil, saya rasa ini jumlah yang cukup untuk  bisa membantu masyarkat Keluarhan Batu Urip Permai, kata Lidiawati.

Kepala BPN Kota Lubuklinggau, Arlen Saputra,  mengatakan  pada program prona tahun 2013 berbeda dengan tahun 2012. Tahun ini setiap kelurahan  tidak seluruhnya berhak mengikuti persil prona.

“Ada beberapa kelurahan yang siap mengikuti program prona, namun ada juga yang tidak, hal ini disebabkan saat pengusulan Desember 2012 ada beberapa kelurahan yang tidak mengusulkan,” terang Arlen. 

Tujuan program prona yang disalurkan ke masyarakat melalui kelurahan yang tersebar di Kota Lubuklinggau karena masih banyak tanah masyarakat belum memiliki sertifikat dari BPN.

Untuk diketahui, sertifikat prona merupakan program pemerintah pusat dan segala biaya yang dibutuhkan sudah dianggarkan melalui Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Bagi BPN, tidak ada pungutan biaya bagi masyarakat untuk mendapatkan sertifikat prona," katanya.

Adapun syarat untuk mendapatkan sertifikat prona diantaranya telah memiliki surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tidak menjadi obyek sengketa. Dan tanah yang dibeli, harus menyertakan surat induk dan kwitansi pembelian. Bagi tanah atau lahan yang nilai jual obyek pajak (NJOP) melebihi Rp 60 juta, dikenakan biaya selisih yang telah ditentukan menurut peraturan yang berlaku.
Arlen juga meminta kepada masyarakat yang telah mendaftarkan lahan atau tanahnya untuk mendapatkan sertifikat prona agar lebih proaktif terutama dalam melengkapi persyaratannya. (HS-04)







Read More »
18.42 | 0 komentar

Senin, 28 Januari 2013

Sport Center Gunakan Lampu Jalan Tenaga Matahari

LUBUKLINGGAU- Tahun Anggaran (TA) 2013Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Lubuklinggau memprogramkan penggunaan lampu jalan baru dengan  menggunakan solar cell atau listrik tenaga matahari. Untuk tahap awal, ada dua lokasi yang dianggarkan untuk penggunaan sistem solar cell tersebut. Yakni di Kawasan Sport Center, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 dan kawasan wisata Bukit Sulap, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
Demikian disampaikan, Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Lubuklinggau, Nobel Nawawi, kepada Harian Silampari, Jumat (25/1).
Dikatakan Nobel Nawawi, untuk program jangka panjang, sistem penggunaan lampu jalan solar cel. Ini akan diterapkan pada lampu jalan yang ada di sebagian besar jalan-jalan protokol di Kota Lubuklinggau.

Read More »
22.31 | 0 komentar

Pemkot-DPRD Bentuk Tim Penyelesai Aset

LUBUKLINGGAU- Dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau akan koordinasi bersama DPRD Kota Lubuklinggau. Tujuannya untuk membentuk tim khusus penyelesaian persoalan serah terima aset dari Pemkab  Mura ke Pemkot Lubuklinggau.
Penegasan ini disampaikan, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Lubuklinggau, Rusli, kepada Harian Silampari, Sabtu, (26/1).
Dikatakan Rusli, tim Pemkot dan DPRD Kota Lubuklinggau tersebut, dibentuk guna memperkuat power (kekuatan), sekaligus tandingan tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dan DPRD Musi Rawas. Menurut Rusli, secara aturan beberapa aset yang masih dimiliki Pemkab Mura dan dibiarkan terbengkalai tersebut seharusnya sudah menjadi milik Pemkot Lubuklinggu.


Read More »
22.30 | 0 komentar

Jalan Kenanga II Butuh Perbaikan

LUBUKLINGGAU – Jalan Kenanga II Lintas sering dijadikan alternatif pengendara dari Jalan Yos Sudarso mengubungkan wilayah Barat dan Utara menuju Selatan Kota Lubuklinggau. Sekaligus tembus ketiga kelurahan, yakni Kelurahan Batu Urip Permai, dan Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara.
Namun sayangnya saat ini jalan tersebut tepatnya di Kelurahan Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, dalam kondisi memprihantikan dan mendesak dilakukan perbaikan.
Dibeberapa titik lokasi, banyak ditemui lubang-lubang yang menganga cukup dalam, karena aspalnya mengelupas. Kerusakan jalan cukup parah mulai terlihat sekitar Simpang Kacung hingga kearah Puskesmas Megang, simpang tiga perbatasan menuju jalan SMA Negeri 7 Lubuklinggau, Siring Agung dan arah dusun Batuurip Permai.


Read More »
22.30 | 0 komentar

Sabtu, 26 Januari 2013

Tiga Pengusaha akan Bersaing Dirikan SPBU Baru

LUBUKLINGGAU-Penawaran PT Pertamina kepada pengusaha untuk mendirikan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru, mendapat respon positif. Soalnya, ada tiga pengusaha lokal dan regional mengajukan permohonan namun sayangnya PT Pertamina merahasiakan ketiga pengusaha tersebut.
Demikian Sales Refresentatif (SR) Pertamina, Rayon Kota Lubuklinggau-Kabupaten Musi Rawas, Hariadi Kepada Harian Silampari, Jumat (25/1).
“Tiga pengusaha sudah mendaftar dan mengajukan penawaran pendirian SPBU baru tersebut, yakni dua pengusaha lokal Kota Lubuklinggau dan satu pengsaha regional,” jelasnya.
 PT Pertamina tidak akan tebang pilih dalam menentukan pengusaha yang layak mendirikan dua SPBU baru tersebut.

Read More »
13.14 | 0 komentar

Kantor UPTD Terkesan Kumuh

KAYU ARA–Kondisi kantor UPTD Samsat Kota Lubuklinggau terkesan kumuh, padahal realisasi pendapatan diberikan dari tahun ke tahun terus melampaui target. Seperti ruang tunggu tidak layak, sempit, terasa panas dari teriknya matahari dan suasana kondisi kantor pelayanan sangat tidak standar.
Hal ini disampaikan Saipul warga Kelurahan Senalang Kecamatan Lubuklinggau Utara II, kepada Harian Silampari, ketika selesai membayar pajak di kantor UPTD Samsat Kota Lubuklinggau. “ Saya Prihatin dengan fasilitas yang ada dimiliki kantor Samsat ini, sudah terkesan kumuh jika dibandikan kantor Samsat yang ada, Kantor Samsat kita ini belum sesuai standar,” kata Saipul, Rabu (23/1)ketika dijumpai Harian Silampari di halaman Parkir kantor Samsat.
Menangapi keluhan tersebut, Kepala UPTD Samsat Kota Lubuklinggau M Ali Amin mengatakan, kantor ditempatinya saat ini hanya sementara. Direncanakan pertengahan tahun 2013 UPTD Samsat Lubuklinggau sudah menempati kantor baru yang saat ini digunakan UPTD Samsat Mura. Disinggung mengenai target pajak dibebankan, menurut M Ali Amin dari tahun ke tahun selalu melampaui target Rp 24 miliar yang sebagian besar bersumber dari PKB dan BBNKB.

Read More »
13.13 | 0 komentar

Pemkot Butuh 200 Tenaga Teknis

LUBUKLINGGAU- Pemerintah Kota Lubuklinggau (Pemkot) Lubuklinggau dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013  lebih memprioritaskan tenaga teknis dibandingkan kesehatan dan pendidikan. Soalnya kota berslogan ‘Sebiduk Semare’ itu masih membutuhkan banyak tenaga teknis lebih kurang 200 orang.
Demikian diungkapkan Kepala BKD Kota Lubuklinggau, Sunardi kepada Harian Silampari, di Balai Kota Lubuklinggau, Jumat (25/1).
“Tenaga teknis lebih banyak dibandingkan lainnya,” ucap Sunardi. Mengenai jumlah kuota, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari pusat.
“Kepastian pelaksanaan tes CPNS 2013 belum bisa ditentukan, sebab kami belum menerima juknis dan juklaknya. Kita siap melaksanakan, jika sudah dipastikan jadwal dan tahapan penerimaan CPNS 2013,” terang Sunardi.

Read More »
13.12 | 0 komentar

Kenaikan UMK Belum Diterapkan

LUBUKLINGGAU-Kendati Upah Minimum Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2013 sudah ditetapkan dan sudah diterbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur, namun Pemkot Lubuklinggau belum bisa menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Lubuklinggau tahun 2013. Sebab SK tersebut belum diterima ke Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.Demikian disampaikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Lubuklinggau, Ikhsan Roni melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan,  Agussasi, Kepada Harian Silampari, Jumat (26/1).

Read More »
13.11 | 0 komentar

Jumat, 25 Januari 2013

Anggaran Peningkatan Jalan Rp 74 miliar

LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau fokus pada pembangunan fisik khususnya peningkatan kualitas jalan. Hal itu terlihat dari besarnya anggaran yang dialokasikan guna perbaikan, peningkatan dan pembukaan jalan baru.
Di 2013 ini, Dinas pengerjaan Umum (PU) Kota Lubuklinggau, mendapatkan alokasi anggaran program pembangunan dan perbaikan jalan sekitar 74 miliar. Angka yang cukup tinggi dibanding alokasi anggaran untuk dinas lainnya.
Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Lubuklinggau, Nobel Nawawi, mengakui bahwa dinasnya menjadi salah satu yang memperoleh kucuran anggaran cukup besar.
Rencananya, anggaran itu diantaranya akan digunakan untuk pengerjaan beberapa paket proyek dengan beberapa titik kawasan pembangunan jalan.

Read More »
10.30 | 0 komentar